Wanita Selamat dari Reruntuhan Hotel Pasca Gempa Myanmar

Agen Togel Terpercaya, Bandar Togel Terbaik, Judi Togel Online

wanita-selamat-dari-reruntuhan-hotel-pasca-gempa-myanmar

Wanita Selamat dari Reruntuhan Hotel Pasca Gempa Myanmar

Judi Togel Online – Jumlah korban tewas akibat gempa bumi besar di Myanmar terus meningkat, mencapai 2.719 orang, dengan lebih dari 4.000 orang terluka dan sekitar 400 orang masih hilang. Namun, meskipun negara tersebut sedang dilanda bencana besar, junta militer Myanmar tetap menolak untuk melakukan gencatan senjata, yang diusulkan oleh kelompok-kelompok etnis bersenjata (EAO) untuk mempermudah pengiriman bantuan kemanusiaan.

Penolakan Junta terhadap Gencatan Senjata Pemimpin junta militer, Jenderal Senior Min Aung Hlaing, dengan tegas menolak usulan gencatan senjata yang diajukan oleh Pemerintah Persatuan Nasional (NUG) dan sekutu-sekutunya, seperti Tentara Arakan (AA), Tentara Aliansi Demokratik Nasional Myanmar (MNDAA), dan Tentara Pembebasan Nasional Ta’ang (TNLA). Min Aung Hlaing menyatakan bahwa meskipun ada jeda dalam serangan dari kelompok-kelompok ini setelah gempa, mereka menggunakan waktu tersebut untuk berkumpul kembali dan melatih pasukan mereka.

Wanita Selamat dari Reruntuhan Hotel Pasca Gempa Myanmar

“Beberapa kelompok etnis bersenjata mungkin tidak terlibat aktif dalam pertempuran saat ini, tetapi mereka berkumpul dan berlatih untuk mempersiapkan serangan. Karena ini adalah bentuk agresi, militer akan melanjutkan operasi pertahanan yang diperlukan,” tegas Min Aung Hlaing dalam sebuah acara penggalangan dana di Naypyidaw.

Serangan Militer Berlanjut Sementara perhatian dunia terfokus pada bencana gempa, militer Myanmar terus melancarkan serangan terhadap kelompok perlawanan di berbagai wilayah negara. Pada hari yang sama saat gempa mengguncang Myanmar, serangan udara dilakukan di Naung Len, sebuah desa di Kotapraja Nawnghkio, Negara Bagian Shan, menewaskan tujuh anggota Tentara Pembebasan Rakyat Danu dan melukai tiga warga sipil.

Serangan udara juga dilaporkan di berbagai lokasi, termasuk Bhamo, Kachin, Hpakant, dan Waingmaw. Bahkan, serangan pesawat tanpa awak juga diluncurkan di Mrauk-U, Sagaing, dan Rakhine, menyebabkan lebih banyak korban jiwa di antara warga sipil, termasuk seorang biksu Buddha yang terbunuh dalam penembakan oleh angkatan laut.

Krisis Kesehatan Di tengah kekacauan ini, akses terhadap perawatan medis semakin sulit akibat tindakan keras junta terhadap sektor kesehatan, termasuk penindasan terhadap dokter rumah sakit umum yang mogok. Tindakan ini semakin memperburuk kondisi para korban gempa yang membutuhkan bantuan medis darurat.

Kehidupan Warga Sipil yang Terancam Dengan konflik yang terus berlangsung di berbagai wilayah Myanmar, terutama setelah gempa, kehidupan warga sipil semakin terancam, baik dari segi keselamatan maupun akses terhadap bantuan. Penolakan junta terhadap gencatan senjata dan kelanjutan serangan militer menambah penderitaan yang sudah dialami oleh rakyat Myanmar.

Poker Online Terbaik | Poker Online Uang Asli | Live Poker Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *